#hari10
Masih mengamati Faiz dari yang kemarin
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Sabtu, 26 Mei 2018
Jumat, 25 Mei 2018
#9 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ke 9 Semua Anak Adalah Bintang
Di hari ke 9 ini Faiz 6thn saya jadikan objek..
Faiz punya imajinasi yang tinggi menurut saya, dan saya masih perlu mengeksplor lagi kemampuannya.
Kali ini saya akan meneliti sensitifitas Faiz dalam hal mengatur sesuatu.
Kalau saya perhatikan, mengatur kegiatan yang ingin dia lakukan sudah bisa dan terstruktur. Tetapi yang perlu digali adalah prioritasnya. Masih perlu waktu untuk mengarahkan aktivitas mana yang harus menjadi prioritas.
#hari9
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Di hari ke 9 ini Faiz 6thn saya jadikan objek..
Faiz punya imajinasi yang tinggi menurut saya, dan saya masih perlu mengeksplor lagi kemampuannya.
Kali ini saya akan meneliti sensitifitas Faiz dalam hal mengatur sesuatu.
Kalau saya perhatikan, mengatur kegiatan yang ingin dia lakukan sudah bisa dan terstruktur. Tetapi yang perlu digali adalah prioritasnya. Masih perlu waktu untuk mengarahkan aktivitas mana yang harus menjadi prioritas.
#hari9
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Kamis, 24 Mei 2018
#8 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ke 8 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ini sepulang sekolah saya jemput. Masih suasana ramadhan, semua pun masih sangat puasa.
Karena ada 1 hal yang ingin saya sampaikan ke ustzh nya. Saya maauknke kelas. Ada seorang temannya yang memanggil Rifi.
Saha lihat anak itu bernama Dana. Dana bertanya, kapan Rifi main ke rumahnya. Lalu saya tanya, kapan Rifi boleh main ke rumah Dana?
Lalu katanya, kapan pun boleh.
Alhamdulilah, selesai ujian nanti saya harus mengabulkan permintaan anak ini untuk Saling mengunjungi.
Alhamdulillah, sudah tampak mau membaur dan tidak sungkan lagi terhadap temannya.
#hari8
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Hari ini sepulang sekolah saya jemput. Masih suasana ramadhan, semua pun masih sangat puasa.
Karena ada 1 hal yang ingin saya sampaikan ke ustzh nya. Saya maauknke kelas. Ada seorang temannya yang memanggil Rifi.
Saha lihat anak itu bernama Dana. Dana bertanya, kapan Rifi main ke rumahnya. Lalu saya tanya, kapan Rifi boleh main ke rumah Dana?
Lalu katanya, kapan pun boleh.
Alhamdulilah, selesai ujian nanti saya harus mengabulkan permintaan anak ini untuk Saling mengunjungi.
Alhamdulillah, sudah tampak mau membaur dan tidak sungkan lagi terhadap temannya.
#hari8
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Rabu, 23 Mei 2018
#7 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ini Rifi ulangan IPA.
Sepulang sekolah, tampak senang campur kecewa. Karena nilai ulangannya mendapat 95 bukan 100.
Ketika menjemput pulang sekolah, Rifi langsung memberitahukannya.
Saya pun langsung menimpalinya, "Nilai Rifi tidak akan berguna kalau Rifi tidak paham pelajarannya. Yang penting Rifi paham dan mengerti kesalahannya dimana. Nilai hanyalah bonus. Ditambah lagi, yang paling penting Rifi mengerjakannya dengan jujur, tidak mencontek".
Mengingat Rifi sudah sangat berusaha untuk belajar di malam sebelumnya. Saya musti bisa menempatkan pujian di dalamnya. Kemudahan yang didapatnya karena Rifi yang rajin dan tekun.
Hari ini mendapat cemilan, dimana saya harus belajar memberikan pujian atau penghargaan terhadap usaha anak.
#hari7
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Sepulang sekolah, tampak senang campur kecewa. Karena nilai ulangannya mendapat 95 bukan 100.
Ketika menjemput pulang sekolah, Rifi langsung memberitahukannya.
Saya pun langsung menimpalinya, "Nilai Rifi tidak akan berguna kalau Rifi tidak paham pelajarannya. Yang penting Rifi paham dan mengerti kesalahannya dimana. Nilai hanyalah bonus. Ditambah lagi, yang paling penting Rifi mengerjakannya dengan jujur, tidak mencontek".
Mengingat Rifi sudah sangat berusaha untuk belajar di malam sebelumnya. Saya musti bisa menempatkan pujian di dalamnya. Kemudahan yang didapatnya karena Rifi yang rajin dan tekun.
Hari ini mendapat cemilan, dimana saya harus belajar memberikan pujian atau penghargaan terhadap usaha anak.
#hari7
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Selasa, 22 Mei 2018
#6 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ke 6 Semua Anak Adalah Bintang
Objeknya masih Rifi, kali ini yg setiap hari digali adalah sensitifitas nya terhadap hal sekitar di rumah...
Kepedulian Rifi terhadap, jemuran yang jatuh, membantu mama yang sibuk di dapur atau membuka pagar ketika ayah pulang kerja.
Di awal2 dl, Rifi masih tidak peduli hal2 kecil remeh tapi berpengaruh di rumah.
Semisal, kain kotor digeletakkan di lantai.
Pulang sekolah tas, sepatu berantakan. Perlahan selalu saya koreksi. Apa saja yang belum atau tidak pada tempatnya. Hari ini, ayah pulang kerja tapi masih malas membukakan pagar. Saya maklumi karena puasa. Kalau untuk baju kotor, alhamdulilah sudah mau meletakkan ke mesin cuci atau ke tumpukan kain kotor
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Senin, 21 Mei 2018
#5 Semua Anak adalah bintang
Hari 5 semua anak adalah bintang
Rifi anak pertama 7.11 tahun. Selalu saya amati cara bergaul dengan teman-temannya.
Rifi termasuk introvert. Dia tidak akan memulai kalau tidak diajak. Bahkan kadang untuk menjawab pertanyaan orang saja masih diam.
Sepulang sekolah, selalu saya tanya bagaimana sekolah nya, bagaimana dengan teman2 nya. Ditambah lagi, tempat duduk yang sering di rolling. Membuat Rifi musti pandai membaur dengan temannya.
Sekali saya dengar cerita nya, kalau Rifi tidak suka duduk dengan si A. Karena sering diajak ngobrol sehingga dia tidak fokus belajar.
Alhamdulillah, saya merasa ada impactnya. Tidak nerima aja tipe temannya. Sudah bisa protes. Sudah berani berpendapat tentang orang lain. Stimulus nya dirumah, sering kami ingatkan untuk berteman dengan semua teman2 di sekolah, berani mengungkapkan pendapat kepada teman. Sehingga komunikasi Rifi dan teman 2 arah. Kalau dengan keluarga, walaupun berjauhan ketika bertemu dia tidak malu. Tetapi dengan lingkungan luar, Rifi masih canggung
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Rifi anak pertama 7.11 tahun. Selalu saya amati cara bergaul dengan teman-temannya.
Rifi termasuk introvert. Dia tidak akan memulai kalau tidak diajak. Bahkan kadang untuk menjawab pertanyaan orang saja masih diam.
Sepulang sekolah, selalu saya tanya bagaimana sekolah nya, bagaimana dengan teman2 nya. Ditambah lagi, tempat duduk yang sering di rolling. Membuat Rifi musti pandai membaur dengan temannya.
Sekali saya dengar cerita nya, kalau Rifi tidak suka duduk dengan si A. Karena sering diajak ngobrol sehingga dia tidak fokus belajar.
Alhamdulillah, saya merasa ada impactnya. Tidak nerima aja tipe temannya. Sudah bisa protes. Sudah berani berpendapat tentang orang lain. Stimulus nya dirumah, sering kami ingatkan untuk berteman dengan semua teman2 di sekolah, berani mengungkapkan pendapat kepada teman. Sehingga komunikasi Rifi dan teman 2 arah. Kalau dengan keluarga, walaupun berjauhan ketika bertemu dia tidak malu. Tetapi dengan lingkungan luar, Rifi masih canggung
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Minggu, 20 Mei 2018
#4 Semua Anak Adalah Bintang
Hari ke 4 Semua Anak Adalah Bintang
Berkaitan dengan suasana puasa. Tahun ini, Faiz sudah di tahun kedua belajar puasa. Tahun lalu, masih banyak bolong. Sekarang di ramadhan 4 masih bertahan di setengah hari.
Selain itu, ayah juga mengimingi main game seandainya puasa dikerjakan.
Kemaren, di ramadhan 3. Kami pergi service mobil. Di ruang tunggu tersedia minuman untuk pelanggan.
Biasa nya saat service mobil selalu bikin minuman, entah kopi atau teh. Sesampai di ruang tunggu, adik kecil Hanan merengek minta minum. Jadilah saya memberikan minuman gelas ke adiknya.
Alih2 sibuk bermain, Faiz juga minta minum. Padahal saya sudah mengingatkan bahwa, kalau puasanya tidak sampai jam 12.00 ayah tidak akan mengijinkan main game. Karena kesepakatan di awal seperti itu.
Masih saja merengek, dan akhirnya minum. Karena saya malu heboh sendiri di situ, banyak pelanggan lain yang menunggu.
Sore harinya setelah ashar adalah saat main game sampai menjelang berbuka. Sibuk dan nangis seperti balita. Saya dan ayah tetap konsisten dengan kesepakatan. Tetapi Faiz selalu merengek.
Setelah situasi mereda, barulah kami memberikan pengertian bahwa janji harus ditepati. Anak sholeh harus bisa menerima keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan dan bertanggung jawab atas prilaku diri sendiri.
Saya merasa masih proses, karena besok2 kemungkinan masih terulang dan mudah2an perlahan bisa berubah
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Berkaitan dengan suasana puasa. Tahun ini, Faiz sudah di tahun kedua belajar puasa. Tahun lalu, masih banyak bolong. Sekarang di ramadhan 4 masih bertahan di setengah hari.
Selain itu, ayah juga mengimingi main game seandainya puasa dikerjakan.
Kemaren, di ramadhan 3. Kami pergi service mobil. Di ruang tunggu tersedia minuman untuk pelanggan.
Biasa nya saat service mobil selalu bikin minuman, entah kopi atau teh. Sesampai di ruang tunggu, adik kecil Hanan merengek minta minum. Jadilah saya memberikan minuman gelas ke adiknya.
Alih2 sibuk bermain, Faiz juga minta minum. Padahal saya sudah mengingatkan bahwa, kalau puasanya tidak sampai jam 12.00 ayah tidak akan mengijinkan main game. Karena kesepakatan di awal seperti itu.
Masih saja merengek, dan akhirnya minum. Karena saya malu heboh sendiri di situ, banyak pelanggan lain yang menunggu.
Sore harinya setelah ashar adalah saat main game sampai menjelang berbuka. Sibuk dan nangis seperti balita. Saya dan ayah tetap konsisten dengan kesepakatan. Tetapi Faiz selalu merengek.
Setelah situasi mereda, barulah kami memberikan pengertian bahwa janji harus ditepati. Anak sholeh harus bisa menerima keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan dan bertanggung jawab atas prilaku diri sendiri.
Saya merasa masih proses, karena besok2 kemungkinan masih terulang dan mudah2an perlahan bisa berubah
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Sabtu, 19 Mei 2018
#3 Semua Anak Adalah Bintang
Hari 3
Semua Anak Adalah Bintang
Masih Faiz...
Kali ini saya mengamati rasa empati nya.
Egoisnya banyak, pantang kalah dari abang adik juga. Harus lebih dari orang lain.
Sejak sekolah sering berinteraksi dengan teman2 seumuran. Saya mengamati perubahannya disitu. Tetapi rasa empati di rumah, kalau terhadap saya yang saya rasakan. Faiz sering melihat saya ke dapur kalau sedang masak, dan bertanya sedang masak apa. Sesekali saya libatkan, ntah itu mencicipi garam, kupas telur dan lain-lain. Tetapi berbeda ketika Faiz dibawa keluar nah di sekolah saya melihat, ada rasa solidaritas berteman. Faiz senang menunggukan salah satu temannya yang belum dijemput ketika pulang.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Semua Anak Adalah Bintang
Masih Faiz...
Kali ini saya mengamati rasa empati nya.
Egoisnya banyak, pantang kalah dari abang adik juga. Harus lebih dari orang lain.
Sejak sekolah sering berinteraksi dengan teman2 seumuran. Saya mengamati perubahannya disitu. Tetapi rasa empati di rumah, kalau terhadap saya yang saya rasakan. Faiz sering melihat saya ke dapur kalau sedang masak, dan bertanya sedang masak apa. Sesekali saya libatkan, ntah itu mencicipi garam, kupas telur dan lain-lain. Tetapi berbeda ketika Faiz dibawa keluar nah di sekolah saya melihat, ada rasa solidaritas berteman. Faiz senang menunggukan salah satu temannya yang belum dijemput ketika pulang.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Jumat, 18 Mei 2018
#2 Semua anak adalah bintang
Hari 2
Semua Anak Adalah Bintang
Faiz.. kali ini saya akan bercerita tentang perubahan Faiz yang saya amati.
Saya pernah merasa tidak sabar menghadapinya, dan ketika di TK A saya ikutkan untuk tes psikologi. Hasilnya sama percis dengan sifat yang saya hadapi ini.
Bak mesin diesel. Lama panasnya, begitu udah panas lama berhenti nya.
Dalam hal apapun. Setelah mengetahui itu, saya pun berubah. Berubah cara berkomunikasi. Dari mengajak mandi pagi, makan. Itu hal yang betul2 rasanya saya diuji sabar.
Dengan kerjasama dengan suami, apabila saat saya juga sibuk untuk urusan dapur. Saya perlahan membenahi.
Sewaktu di TK A, Faiz tidak mau membaur dengan teman2 sekelasnya. Kalau udah liat mama, langsung nempel. Klo dijemput langsung minta pulang. Sambil berusaha terus, mengajak bermain dengan teman2nya. Saya juga menstimulasi Faiz dirumah, seperti sebelum tidur kami selalu membisikkan kata2 semangat untuknya.
Perubahan yang signifikan saya lihat adalah ketika Faiz di TK B.
Alhamdulillah, senang bermain bersama temannya. Tidak mau pulang sewaktu dijemput karena masih mau main dengan teman2 nya. Alhamdulillah, Faiz sudah bisa membaur.
Sekarang Faiz musti bersiap karena akan memasuki SD di tahun ajaran yang baru ini.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Semua Anak Adalah Bintang
Faiz.. kali ini saya akan bercerita tentang perubahan Faiz yang saya amati.
Saya pernah merasa tidak sabar menghadapinya, dan ketika di TK A saya ikutkan untuk tes psikologi. Hasilnya sama percis dengan sifat yang saya hadapi ini.
Bak mesin diesel. Lama panasnya, begitu udah panas lama berhenti nya.
Dalam hal apapun. Setelah mengetahui itu, saya pun berubah. Berubah cara berkomunikasi. Dari mengajak mandi pagi, makan. Itu hal yang betul2 rasanya saya diuji sabar.
Dengan kerjasama dengan suami, apabila saat saya juga sibuk untuk urusan dapur. Saya perlahan membenahi.
Sewaktu di TK A, Faiz tidak mau membaur dengan teman2 sekelasnya. Kalau udah liat mama, langsung nempel. Klo dijemput langsung minta pulang. Sambil berusaha terus, mengajak bermain dengan teman2nya. Saya juga menstimulasi Faiz dirumah, seperti sebelum tidur kami selalu membisikkan kata2 semangat untuknya.
Perubahan yang signifikan saya lihat adalah ketika Faiz di TK B.
Alhamdulillah, senang bermain bersama temannya. Tidak mau pulang sewaktu dijemput karena masih mau main dengan teman2 nya. Alhamdulillah, Faiz sudah bisa membaur.
Sekarang Faiz musti bersiap karena akan memasuki SD di tahun ajaran yang baru ini.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Kamis, 17 Mei 2018
#1 Semua Anak Adalah Bintang
Hari 1
Semua Anak Adalah Bintang
Alhamdulillah sampai di bulan ke 7, dengan materi semakin menantang dan berkesan.
Kali ini saya memilih Rifi (laki-laki) 7,11 thn anak pertama saya.
Saya mengamati dari tahun lalu kelas 1.
Rifi bersekolah di SDIT pulang jam 14.00, sewaktu kelas 1 saya tidak begitu memaksa belajar materi pelajaran. Karena, saya menyadari bahwasanya kelas 1 masih masa peralihan dari dunia bermain di TK. Saya hanya mereview sesekali saja pelajarannya.
Bahkan target hafalannya pun tidak selesai di kelas 1 yang mana dengan 1/2 juz 30.
Saya juga masih melakukan penyesuaian, masih dalam masa2 mencari trik dan metode pembelajaran yang baik untuk mendampingi Rifi di rumah.
Dari sekelasnya hanya 2 orang yang sanggup menyelesaikan hafalan 1/2 juz itu. Jadi saya pikir biar saja lah dl.
Sampai di kelas 2 banyak target2 dikepala ini, karena saya merasa masanya sudah siap bagi Rifi untuk belajar dengan fokus.
Saya lihat buku pelajarannya. Di kelas 2 sudah ada perkalian di semester 2.
Saya merasa, dia harus lebih dulu belajar di rumah dibanding di sekolah.
Di awal2 smstr 1 kelas 2 saya belum melihat kecenderungan mata pelajaran yang disukainya. Tetapi saya udah bertekad, Rifi harus sudah hafal perkalian di awal smstr ini.
Dengan trik kuis tanya jawab sebelum tidur dan mengerjakan soal di pagi hari setelah sholat subuh Alhamdulillah tidak sampai seminggu Rifi sudah hafal.
Begitu juga dengan hafalan juz 30 nya. Di kelas 2 menjadi 1 juz. Saya yg tidak seorang hafidzah berusaha keras mentalaqi Rifi setiap malam. Alhamdulillah, hafalannya lebih dulu dibanding di sekolah.
Jadi saya pikir, saya sudah menemukan minat dia dimana. Dia berbinar ketika belajar matematika dan bahasa Inggris.. tetapi ini masih menjadi catatan saya untuk perkembangan Rifi.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Semua Anak Adalah Bintang
Alhamdulillah sampai di bulan ke 7, dengan materi semakin menantang dan berkesan.
Kali ini saya memilih Rifi (laki-laki) 7,11 thn anak pertama saya.
Saya mengamati dari tahun lalu kelas 1.
Rifi bersekolah di SDIT pulang jam 14.00, sewaktu kelas 1 saya tidak begitu memaksa belajar materi pelajaran. Karena, saya menyadari bahwasanya kelas 1 masih masa peralihan dari dunia bermain di TK. Saya hanya mereview sesekali saja pelajarannya.
Bahkan target hafalannya pun tidak selesai di kelas 1 yang mana dengan 1/2 juz 30.
Saya juga masih melakukan penyesuaian, masih dalam masa2 mencari trik dan metode pembelajaran yang baik untuk mendampingi Rifi di rumah.
Dari sekelasnya hanya 2 orang yang sanggup menyelesaikan hafalan 1/2 juz itu. Jadi saya pikir biar saja lah dl.
Sampai di kelas 2 banyak target2 dikepala ini, karena saya merasa masanya sudah siap bagi Rifi untuk belajar dengan fokus.
Saya lihat buku pelajarannya. Di kelas 2 sudah ada perkalian di semester 2.
Saya merasa, dia harus lebih dulu belajar di rumah dibanding di sekolah.
Di awal2 smstr 1 kelas 2 saya belum melihat kecenderungan mata pelajaran yang disukainya. Tetapi saya udah bertekad, Rifi harus sudah hafal perkalian di awal smstr ini.
Dengan trik kuis tanya jawab sebelum tidur dan mengerjakan soal di pagi hari setelah sholat subuh Alhamdulillah tidak sampai seminggu Rifi sudah hafal.
Begitu juga dengan hafalan juz 30 nya. Di kelas 2 menjadi 1 juz. Saya yg tidak seorang hafidzah berusaha keras mentalaqi Rifi setiap malam. Alhamdulillah, hafalannya lebih dulu dibanding di sekolah.
Jadi saya pikir, saya sudah menemukan minat dia dimana. Dia berbinar ketika belajar matematika dan bahasa Inggris.. tetapi ini masih menjadi catatan saya untuk perkembangan Rifi.
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Selasa, 10 April 2018
#10 Menstimulasi Matematika Logis Anak
#10 Menstimulasi Matematika Logis Anak
Menstimulasi matematika Faiz.
Faiz termasuk yang cepat untuk menangkap pembicaraan.
Jadi di saat saya dan abangnya Rifi belajar Fain sering memperhatikan dan mendengarkan.
Sesekali saya libatkan kalau untuk berhitung.
Masih menggunakan jari2 nya.
Penambahan dan pengurangan sederhana.
Dan saya sering melogika kan penambahan dengan kegiatan Faiz sehari-hari. Semisal beli dan makan donat, makan permen dan lain-lain.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
Menstimulasi matematika Faiz.
Faiz termasuk yang cepat untuk menangkap pembicaraan.
Jadi di saat saya dan abangnya Rifi belajar Fain sering memperhatikan dan mendengarkan.
Sesekali saya libatkan kalau untuk berhitung.
Masih menggunakan jari2 nya.
Penambahan dan pengurangan sederhana.
Dan saya sering melogika kan penambahan dengan kegiatan Faiz sehari-hari. Semisal beli dan makan donat, makan permen dan lain-lain.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#9 Menstimulasi Matematika Logis Anak
#9 Menstimulasi Matematika Logis Anak
Selesai magrib kami selalu berkumpul di kamar depan yaitu kamar saya.
Mengaji, buat PR, belajar semua di kamar ini sampai menjelang tidur.
Klo sudah main angkat2 pakai kaki. Semua sibuk ingin bermain.
Biasanya saya hanya sanggup mengangkat anak2 sampai 10 kali hitungan.
Karena Hanan paling kecil saya suruh berhitung sampai 10, dan hitungan 10 dari 10 ke 1.
Masih ragu sih klo saya amati. Setelah lima kembali ke enam. Tetapi kalau sudah sampai 3 Hanan sudah bisa.
Hanan terbiasa hitungan mundur, karena sering adu lari dengan abang2.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
Selesai magrib kami selalu berkumpul di kamar depan yaitu kamar saya.
Mengaji, buat PR, belajar semua di kamar ini sampai menjelang tidur.
Klo sudah main angkat2 pakai kaki. Semua sibuk ingin bermain.
Biasanya saya hanya sanggup mengangkat anak2 sampai 10 kali hitungan.
Karena Hanan paling kecil saya suruh berhitung sampai 10, dan hitungan 10 dari 10 ke 1.
Masih ragu sih klo saya amati. Setelah lima kembali ke enam. Tetapi kalau sudah sampai 3 Hanan sudah bisa.
Hanan terbiasa hitungan mundur, karena sering adu lari dengan abang2.
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#8 Menstimulasi Matematika Logis Anak
#8 Menstimulasi Matematika Logis Anak
Kamis sore dan Minggu pagi jadwal Rifi Faiz tae kwon do.
Awal2 latihan Hanan selalu ikut nungguin latihan.
Antusias melihat abang2 nya.
Ketika di rumah, Faiz suka latihan2 sendiri.
Baik gerakan pemanasan atau gerakan inti.
Kalau gerakan pemanasan ada hitungan sampai 8.
Tanpa dinyana Hanan juga mengikuti cara menghitung nya. (Bukan gerakannya).
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
Kamis sore dan Minggu pagi jadwal Rifi Faiz tae kwon do.
Awal2 latihan Hanan selalu ikut nungguin latihan.
Antusias melihat abang2 nya.
Ketika di rumah, Faiz suka latihan2 sendiri.
Baik gerakan pemanasan atau gerakan inti.
Kalau gerakan pemanasan ada hitungan sampai 8.
Tanpa dinyana Hanan juga mengikuti cara menghitung nya. (Bukan gerakannya).
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
Langganan:
Postingan (Atom)