Kamis, 30 November 2017

#2 Melatih Kemandirian

Hari 2 Melatih Kemandirian

Hari ini libur sekolah bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Pagi2 Faiz sudah bangun sendiri.
Alhamdulillah sudah banyak perubahan. Karena sebelum game ini, saya sudah terus melatih kemandirian Faiz. Tetapi tidak konsisten, masih perlu pengawasan. Alhamdulillah ada tugas ini, sehingga saya bisa menilai kemandirian Faiz.

Seperti nya hari ini ingin leyeh-leyeh. Begitu saya minta membereskan kasurnya, masih menolak. Bahkan mandi pun tidak mau.
Saya beri pengertian bahwasannya, setiap hari sama. "Faiz harus mandi pagi, bereskan kasur setiap hari".
Semua yang Faiz lakukan untuk kemandirian Faiz.
Setelah berselang beberapa menit, akhirnya mau membereskan kasur. Tetapi tidak mau mandi.. hehehe

Karena saya mau keluar beli sarapan. Faiz pun minta ikut, jadinya saya buat pilihan. "Kalau Faiz mau ikut, mama mau Faiz mandi dulu". Akhirnya bergegas buka baju dan mandi.

#Hari2
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

#1 Melatih Kemandirian

Hari 1 Melatih Kemandirian

Untuk tantangan 10 hari ini, saya memilih anak saya yang kedua Faiz 5,5 tahun. Kemandirian yang ingin saya latih minggu ini adalah membereskan kasur setelah bagun pagi.
Tadi pagi Faiz bangun jam 5.30
Setelah sholat subuh, Faiz main karena hari ini tidak sekolah.
Setelah yang abangnya bangun, saya ajak dia membereskan kasur nya.
Tapi dia tidak langsung mau.
"5 menit lagi ya ma, kami bereskan" katanya.
Saya tunggu sampai 5 menit, lalu saya ingat kan lagi.
Alhamdulillah Faiz langsung bergerak tanpa dibantu. Untuk hari ini cukup itu dulu. Mungkin besok sekalian dengan melipat selimut
Adapun daftar latihan kemandiriannya adalah :
1. Membereskan kasur
2. Mandi
3. Memakai baju, kaus kaki dan sepatu
4. Membuat roti



#Hari1
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Kamis, 23 November 2017

Aliran Rasa Level 1 Komunikasi Produktif

Aliran Rasa ❤❤
Tantangan level 1
kelas Bunda Sayang Sumatra 2

Tantangan Komunikasi Produktif ini merupakan dasar dari semua hal bagi saya. Dasar untuk menghadapi diri sendiri, apalagi suami dan anak.
Dengan mengatahui materinya, saya merasa msh banyak yg musti di asah dan dilatih. Alhamdulillah ada tantangan menerapkannya dan melaporkannya setiap hari.
Yang paling mengena saya rasakan adalah. Saya jadi selalu berpikir untuk menggunakan kata-kata saya.
Supaya kata2 yang saya gunakan produktif, dan pasti tantangan ini melatih emosi saya juga untuk selalu stabil.
Semoga saya bisa konsisten mengamalkannya.
Terima kasih IIP
Alhamdulillah, saya sudah sejauh ini di IIP. Saya sangat bersyukur.

#Tantangan10Hari
#Level1
#KuliahBunsayIip
#Komunikasiproduktif

Kamis, 16 November 2017

#15 Komunikasi Produktif

Hari ke 15 Komunikasi Produktif

Hari ini keberangkatan saya pulang kampung bersama si kecil. Tadi pagi saat berangkat sekolah, saya pun langsung pamit dengan Rifi. Berpesan ini dan itu.
"Kalau dibangunin ayah sekali segera bangkit, sholat subuh, mandi dan bersiap-siap". Saya ucapkan dengan menatapnya, dan sambil tersenyum. Setelah itu saya peluk dan cium.
Semoga momen ini menjadi pembelajaran bagi Rifi untuk semi kemandiriannya (karena masih ada ayah) dan buat saya dalam hal menggunakan komunikasi produktif untuk menanamkan kepercayaan.
Tadi, setelah isya saya video call, tampak senang dan tidak mau berakhir. Bertanya kepastian saya pulang.😂😂😂. Tentunya saya tidak lupa dengan kalimat tunggal, mengingatkan mengaji dan susun buku.
Sekian latihan hari ini via telpon dan video call.

#hari15
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif

Rabu, 15 November 2017

#14 Komunikasi Produktif

Hari ke 14 Komunikasi Produktif

Alhamdulillah..
Di hari ini saya sibuk mempersiapkan perlengkapan untuk berangkat besok.
Seperti nya Rifi agak2 merasa mellow. Karna ini kali pertama saya jauh dengannya. Sampai2 bertanya, "nanti kami tinggal 3 hari 3 malam ya ma?"
"Nanti pulang sekolah Rifi dan Faiz tinggal di rumah ya ma?, "Rifi gak mauuu", katanya
Saya menjelaskan, "mama nggak jadi pulang nya hari Minggu, karena tidak ada penerbangan hari itu, sehinggal mama majukan pulang hari Sabtu". "Jadi gak ketemu mama cuma sehari, hari Jumat". Tampak senang, hihihi.
"Gak mungkin ayah ninggalin abang dan Faiz, kemaren kata ayah kalau udah pulang sekolah, ayah di rumah aja". Kerja nya di rumah aja, "abang paham nak?" Kemudian dia mengangguk dan tampak senang dengan penjelasan saya itu. 
Saya menjelaskan dengan intonasi yang lembut dan tersenyum, dan berhasilnya Rifi tidak mengulang ngulang untuk bertanya lagi.

#hari14
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif

Selasa, 14 November 2017

#13 Komunikasi Produktif

Hari ke 13 Komunikasi Produktif


Alhamdulillah, sampai di hari 13. Semoga sadar untuk selalu menerapkannya.
Hari ini, materi yang selalu di asah adalah kalimat tunggal.
Selalu dan selalu tidak boleh bosan.
Masih berkutat, dengan kemandirian dan kesadaran.
Merapikan buku sekolah, merapikan meja belajar, membereskan mainan dan kasur.
Terkadang, tanpa saya minta semua dikerjakan oleh Rifi. Tetapi ada sesekali waktu, tidak dilakukannya.
Nah, kelemahan saya disaat lalai itu saya tidak mengontrol. Jadinya berulang lagi untuk mengingatkannya.
Semoga saya bisa terus berlatih dan menjadi kebiasaan saya

#hari13
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif

Senin, 13 November 2017

#12 Komunikasi Produktif

Hari ke 12 Komunikasi Produktif

Hari ini seperti biasa kalau di sore hari kami bermain sepeda.
Itu pun kalau cerah, karena saya puasa saya tidak ikut bersepeda bersama pasukan saya. Tetapi hanya memantau mereka saja.
Ban depan sepeda Rifi belakangan ini memang kempes. Setiap akan bersepeda saya selalu pompa, dan bisa digunakan. Tetapi beberapa hari ini, pompa ban sepeda rusak dan ban dalam sepeda Rifi pun harus ditambal.
Saya masih belum tau dimana bengkel sepedanya.
Jadi tadi Rifi merengek, minta sore itu juga sepedanya dibetulin. Tapi, tidak mungkin, selain saya tidak tahu bengkelnya, saya pun akan bersiap siap untuk berbuka.
Saya kasih pengertian, sepedanya memang harus dibetulin, dibawa ke bengkel dan Rifi harus bersabar karena itu. Sementara pinjam dan gantian dengan sepeda Faiz adiknya.
Menurut saya momen sangat berarti. Karena dia bisa melihat tipikal adiknya. Apakah mau berbagi dengan dia.
Jadi di saat jalan mengejar adiknya yang kecil tiba2 Faiz datang mengejar langsung bilang "pakailah bang, sepeda kami". Dia senang. Dan Rifi pun tidak mau menguasai lama2. Setelah beberapa keliling, dia suruh adiknya yang pakai.

#hari12
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif

Minggu, 12 November 2017

#11 Komunikasi Produktif

Hari ke 11 Komunikasi Produktif

Alhamdulillah, bisa lanjut ke hari ini. Latihan terus.
Percakapan kali ini terjadi di kamar mandi.
Saat saya mau membersihkan kamar mandi, saya langsung ingat kalau rifi belum pernah saya ajak membersihkan kamar mandi.
Karena dia udah kadung basah, saya panggil.
Mama : Rifi, qta bersihin kamar mandi yuk..
Riri : Gimana caranya ma?
Mama : pakai ini dan itu, sembari saya beritahu alat - alat dan cara menggunakannya.
Saya juga memberitahu tekniknya.
Sembari menggosok2 lantai dan dinding saya juga menasihati dengan teknik refleksi pengalaman.
"Rifi tidak suka kotor kan". Jadi Rifi harus rajin membersihkan kamar mandi. Tidak boleh jijik dan malas.
Rifi lebih suka kamar mandi beraih atau kotor?
Rifi : Bersih..
Mama : kalau begitu Minggu depan Rifi lagi ya yang bantu mama bersihin kamar mandin
Rifi : eeeee, gak mauu.
Mama : Saya tertawa mendengarnya.
Mau membantu saja, dia sudah merasakan bagaimana cara membersihkan kamar mandi.
Saya rasa ini sebuah awalan untuk proses.

#hari11
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sabtu, 11 November 2017

#10 Komunikasi Produktif

Hari ke 10 Komunikasi Produktif

Alhamdulillah, sampai di hari ke 10.
Yang sangat saya takutkan berkomunikasi dengan anak adalah, ada rasa tidak percaya dan yakin.
Saya harus berlatih terus untuk memahami tekniknya.
Supaya bisa mengena di anak.
Percakapan tadi setelah magrib
InsyaAllah saya akan pulang ke Bukittinggi hari kamis tanggal 16 november nanti. Karena ada acara keluarga yang baiknya saya hadir. Saya akan membawa si adek yang paling kecil. Berangkat kamis, pulangnya hari minggu.
Dengan hati-hati saya berbicara kepada Rifi dengan nada suara rendah dan menatap matanya.
Mama : Rifi, mama InsyaAllah nanti hari Kamis mau pulang ke Bukittinggi.
Nanti mama bawa Hanan. Faiz dan Rifi tinggal dengan ayah.
Rifi : Agak kaget. Karena ini kali pertama nya saya tinggal. "Kenapa kami tidak ikut?" Tanya Rifi
Mama : Rifi dan Faiz kan sekolah, lagian butuh biaya besar kalau kita semua ikut. Lagian mama kan, bukan liburan ke sana.
Kalau liburan semua pasti ikut dong.
Rifi : Nanti minggu pesawat jam berapa? Berapa hari itu?
Mama : pesawatnya minggu sore, lebih kurang 3 hari 3 malam. Kan cuma 3 hari gak ketemu mama. Hihihihi
Rifi : merasa agak2 sedih. Tp, nanti klo Rifi libur. Rifi ikut yaa, ke Bukittinggi..
Mama : InsyaAllah, kalau kita memang liburan ke sana dan ayah dapat cuti..
Legaaa rasanya.
Selain itu saya juga bilang, kalau ini saat latihan.
Latihan jauh dari mama, dan hanya sebentar.
Alhamdulillah Rifi bisa diberi pengertian.

#hari10
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jumat, 10 November 2017

#9 Komunikasi Produktif

Hari ke 9 Komunikasi Produktif  

Hari ini bertepatan dengan hari pahlawan. Dalam rangka memperingati nya, sekolah Rifi mewajibkan semua siswa untuk memakai kostum pahlawan.
Sebenarnya, saya mau menjelaskan makna, arti pahlawan. Tetapi apa daya, hari ini saya kelelahan karena aktifitas yang padat.
Jadinya komunikasi produktif hari ini, tidak ada forum khusus. Berlatih komprodnya seperti biasa di aktifitas harian.
Seperti, merapikan buku, mengingatkan untuk murojah hafalan nya.
Tetap saja harus berlatih melembutkan suara, di saat tubuh ini lelah, dan anak pun melakukannya dengan gembira.

#hari9
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Kamis, 09 November 2017

#8 Komunikasi Produktif

Hari ke 8 Komunikasi Produktif

Hari ini tidak sepadat kemarin, padat rengekan pasukan maksudnya...
Hari ini, masih terus berlatih kalimat tunggal untuk para lelaki ku.
Percakapannya, mengenai hal2 keseharian.
Tadi pagi, saya yang mengantar Rifi dan si tengah ke sekolah. Karena sang Ayah ada tamu dan harus lebih pagi beraktifitas. Nah, biasanya kalau saya yang antar, pasti gelagapan menjelang jam 7. Karena mengantar pakai mobil, yang disiapkan itu 3 org anak. Sarapan, bekal, mandiin yang kecil, beresin semua mua. Yaaa.. disini kalimat tunggal sangat terasah.
Kalau runtutan kegiatan, Rifi sudah paham. Sekarang yang perlu saya latih adalah waktu pengerjaan aktifitasnya. Terkadang suka berlama lama di saat sarapan. Di saat itu saya merasa greget, karena saya harus mengingatkan untuk "segera" sambil menyiapkan ini dan itu.
Bahkan sampai tidur pun.
Seperti tadi. Saya menyuruhnya untuk membereskan kasur untuk persiapan tidur. Belum bergerak karena takut dengan kucing. Akhirnya saya bantu, dan dia senang.


#hari8
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Rabu, 08 November 2017

#7 Komunikasi Produktif

Hari ke 7 Komunikasi Produktif

Hari ini berwarna, sama seperti biasa. 😂😂
Waktu komunikasi produktif yang saya pilih setelah magrib di saat mengaji dan belajar.
Setelah magrib tadi suasana kamar tempat kami biasa berkumpul agak ramai. Diawali dengan si tengah yang banyak tawar menawar untuk mengaji dan membaca. Di saat sedang berlangsung datang lagi si kecil yang juga ingin membaca. Sementara Rifi saya minta untuk murojah sendiri hafalannya.
Selesai si tengah mengaji dan membaca biasanya giliran Rifi, namun apa daya si kecil teriak ingin membaca dan telah mengambil buku bacaannya.
Saya melayani si kecil terlebih dahulu karena keadaannya juga mulai mengantuk. Saya membaca dan diulangi oleh si kecil. Di saat membaca sedang seru si tengah tidak mau ketinggalan, dia duduk disebelah adiknya untuk menyimak bacaan kami. Namun, adiknya tidak suka (karena mengantuk, semua salah). Rifi masih tetap murojah, tetapi sesekali tergoda dengan keseruan kami.
Waktu sudah hampir jam 20.00 WIB. Rifi sudah mulai protes karena belum mengaji dan belajar. Sementara si kecil tidak mau bergiliran. Saya minta Rifi bersabar lagi sampai adiknya tenang. Sempat terjadi adegan nangis2, berselang 10 menit suasana reda dan si kecil sudah mulai berbaring ingin tidur. Dan datang lah giliran Rifi..,😂
Kami memurojah hafalannya, surat Abasa, kemarin sudah sampai di ayat 24. Begitu setoran, saya kaget ternyata Rifi hafal sampai ayat akhir yaitu ayat 42.
Mama : Rifi udah hafal? Berapa ayat kita tambah malam ini?
Rifi : Sampai habis aja ma..
Mama : Rifi bisa?
Rifi : Dia mengangguk senang.
Mama : Kapan Rifi ngafalnya? Tadi ya di waktu mama suruh murojah?
Rifi : Iyaa..
Mama : Alhamdulillah, terima kasih ya nak sudah mau belajar sendiri, sudah mau mengerti kondisi adik yg mengantuk tadi. Sambil saya peluk dan cium dia. Dan tidak lupa saya doakan dia.
Rifi kalau dipuji dia senyum mengulum (begitu khasnya) 😂
Saya terharu... Saya senang, bisa menenangkan hatinya di saat adik-adiknya sedang ingin diperhatikan.
Malam ini ayah Rifi pulang malam. Jadi saya sendiri mengendalikan keadaan ini.
Setelah selesai,
Rifi : Rifi mau lanjut ma ke surat berikutnya.
Mama : Serius?
Mungkin karena hati senang, mata pun belum mengantuk.
Saya ikuti permintaannya.
Demikian komunikasi Produktif hari ini.
Ternyata suasana yang tidak kondusif memacu adrenalin untuk menekan emosi untuk bisa berkomunikasi dengan baik dan produktif.
Semoga saya bisa konsisten.

#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Selasa, 07 November 2017

#6 Komunikasi Produktif

Hari ke 6 Komunikasi Produktif

Menggunakan kalimat tunggal memang perlu latihan terus menerus. Berlatih dan konsisten untuk intonasi. Intonasi ini yang banyak dipengaruhi emosi saya.
Apalagi di saat waktu kasib. Pagi hari adalah waktu kasib/sibuk bagi saya. Termasuk di saat semua pasukan saya merengek atau minta diperhatikan di waktu yang sama.
Mengontrol setelah melakukan sesuatu itu yang kadang terlewati.
Seperti setelah magrib sebelum mengaji Rifi membereskan buku pelajaran untuk esok hari. Kalau tidak diingatkan, buku yang hari ini pasti tergelatak di atas meja belajar.
Hari ini, sebelum tidur..
Mama : Rifi sudah sholat?
Rifi : Udah ma
Mama : Sekarang gosok gigi dan bereskan tempat tidur.
Setelah gosok gigi, masih belum beranjak ke kamar untuk tidur.
Mama : Ayo mama bantu bereskan kasur.
Setelah ini mama minta tolong Rifi rapikan buku yang di atas meja ya.
Sebelumnya sudah saya ajari cara menyusun buku di rak buku.
Rifi suka rapi atau tidak.
Rifi : Rapi maa..
Mama : Naaah kalau mau rapi dan bersih, setelah salin buku langsung dirapikan yaa... Mama juga senang kalau rifi bisa merapikan sendiri buku2 nya. Paham nak? Hal seperti ini perlu, supaya Rifi terbiasa rapi. Pintarr anak mama
Rifi : Iya ma... Sambil tersenyum senang
Naah disaat kasib, action nya tidak saya pantau dan nilai. Padahal nilai yang berupa pujian sedikit itu membuat dia senang. Semoga saya bisa konsisten menarik nafas dalam2 untuk meredam emosi agar bisa menghasilkan komunikasi yang produktif.

#hari6
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Senin, 06 November 2017

#5 Komunikasi Produktif

Hari ke 5 Komunikasi Produktif

Percakapan hari ini di saat mengerjakan PR PKN, berupa menjawab pertanyaan. 
PR nya banyak dan udah dicicil sebelumnya. 
Mama : Coba sekarang Rifi baca paragrafnya dulu.
Rifi : Ok ma..
Setelah membaca saya tanyakan lagi apa isi paragrafnya. Rifi bisa memahami.
Disaat menjawab pertanyaan, saya membiasakannya menjawab dengan menggunakan kalimat jawaban.
Rifi : Kenapa tidak langsung ditulis saja jawabannya? Kok pertanyaannya di bikin lagi?
Mama : Sekarang coba abang tulis dulu kalimat jawabannya. 
Rifi : "Caranya kata tanya nya nggak ditulis ya?" Tanya nya.
Mama : Iya, sekarang setelah abang tulis kalimat jawabannya coba abang baca lagi. Enak di dengar kah?
Rifi : Mengangguk, selanjutnya tulis jawabannya?
Mama : Iya, tulis jawabannya dengan rapi. 
Rifi : "jawabannya sepanjang ini?" Tanya nya dengan tidak semangat.
Mama : Sekarang, kalau abang tidak suka jawabannya panjang pakai banyak koma, abang bisa tulis kebawah dengan memberi nomor atau abc dan seterusnya. Kalau abg tulis pakai nomor, lebih rapi dan gampang untuk dibaca. Abang suka yang mana?
Rifi : Suka yang pakai abc
Sepertinya Rifi tidak betah menulis banyak. Hehehe
Mama : Abang harus betah menulis, supaya tulisan abang bertambah bagus, rapi dan abang pun bisa cepat menulis kalau sering berlatih. 
PR sebanyak ini untuk melatih abang rifi untuk membaca, menulis dan memahami apa yang Rifi baca. Rifi paham?
Rifi : "Iya ma", seterusnya tetap semangat menulis.
Terlihat dari tulisannya yang masih rapi, dan mengerjakannya dengan semangat. 

#hari5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Minggu, 05 November 2017

#4 Komunikasi Produktif

Hari ke 4 Komunikasi Produktif

Pagi ini, Minggu yang cerah.
Kami sudah menjanjikan, untuk bermain sepeda ke lapangan.
Hari Minggu ini, juga hari ke dua kucing kami adopsi. Percakapan pagi ini :
Mama : Rifi, faiz liat kucingnya.
Rifi : Tampak geli dan takut. Takut kena cakar
Mama :  Mulai hari ini mama mau Rifi dan Faiz bantu mama mengurus kucing ini.
Rifi & Faiz : Mau mau maaa..
Mama : Rifi membersihkan kotoran kucing, dan faiz memberi makan kucing.
Rifi : Tampak geli dan jijik.
Mama : Coba rifi lihat dulu bagaimana caranya. Kotoran kucing ini baunya tidak terlalu menyengat. Jadi rifi cukup mengambil pasir yang sudah menggumpal dan buang kotorannya.
(Sembari mama menunjukkan cara nya)
Rifi : Rifi coba ya ma..
Mama : Silahkan
Siang hari di rumah ternyata dia ingat dengan tugas yang diberikan tadi
Rifi : Rifi mau membuang kotoran kucing maa...
Mama : Alhamdulillah, mama telah dibantu. Terima kasih ya naak.
Rifi : Tampak senang.
Setiap hari saya sudah sering meminta anak2 supaya bisa mengerjakan pekerjaan rumah, seperti menghidangkan sarapan, membereskan mainan, mencuci piring dan lain-lain.
#hari4
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Sabtu, 04 November 2017

Hari ke 3 Komunikasi Produktif

Setiap hari Sabtu Rifi pulang sekolah jam 11.00
Biasanya rutinitas di hari Sabtu santai. Setiap Sabtu pulang sekolah jadwalnya bermain game bersama adik dan ayahnya. Setiap pulang sekolah di hari Sabtu harus langsung pulang, dan tidak mau singgah kemana-mana. Karena harapan main game tadi.
Tetapi hari ini Saya dan suami sebelum jemput pulang sekolah mengambil kucing untuk diadopsi, jadi sepulang jemput kami sibuk membeli peralatan, dan perlengkapan si kucing.
Dengan penuh antusias Saya langsung bercerita ketika menjemput, supaya tidak minta langsung pulang.
Mama : Tadi mama dan ayah melihat kucing, dan rencananya ayah mau beli.
Rifi : Mana kucingnya?
Mama : Nanti sore dijemput
Sepulang ini, kita singgah dulu ya bang untuk beli peralatan dan perlengkapan si meong.
Rifi : Jam berapa kita pulang?
Mama : Setelah belanja kita pulang. Nanti setelah makan siang dan sholat zuhur boleh lanjut main game.
Rifi : Iya ma, sambil tersenyum dan senang.
Menjelaskan dengan singkat, tepat itu yang harus saya latih terus menerus. Supaya, anak senang..
#hari3
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Jumat, 03 November 2017

#2 Komunikasi Produktif

Hari ke 2 Komunikasi Produktif

Hari ini, ketika jemput pulang sekolah, Rifi nampak berbinar - binar.
Mama : Kelihatannya senang sekali hari ini..
Rifi : Besok Rifi makan Al.... (Semacam fried chicken merk lokal)
Mama : Waaah, enak dong. Dalam rangka apa dan siapa yang kasih nak?
Rifi : Ustazah ma yang kasih, katanya kalau besok bisa setoran At Takwir dikasih itu.
Mama : Alhamdulillah.. Ada berapa orang yang sudah hafal di kelas Rifi?
Rifi : 5 orang ma..
Mama : Rifi senang?
Rifi : Dia mengangguk.
Mama : Rifi lebih semangat lagi menambah hafalannya ya, dan mama lebih senang lagi kalau Rifi senang menghafal bukan karena akan dikasih hadiah.
Hadiah itu hanya bonus. Rejeki dari Allah.
Rifi : Iya ma..
Di saat talaqi setiap setelah magrib merupakan waktu saya untuk berkomunikasi produktif dengan Rifi.
Mungkin untuk setoran hari berikutnya.
#hari2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Kamis, 02 November 2017

#1 Komunikasi Produktif

NHW 1
Komunikasi Produktif

Bismillahirrahmanirrahiim..
Alhamdulillah, diberi kesempatan lagi belajar bersama dengan ibu-ibu hebat di kelas bunda sayang IIP batch 3.
Untuk membangun peradaban di dalam rumah sungguh harus gurunya lah yang terlebih dahulu menjadi lebih baik. Harus berani dan terbuka untuk merubah diri sendiri. Hal dasar yang harus dilakukan adalah dengan memperbaiki komunikasi.
Pada NHW #1 ini saya memilih Rifi 7 tahun. Anak laki-laki pertama saya untuk menggali komunikasi produktif.
Sebelum masuk di kelas ini, saya sudah sadar kalau saya harus bisa mengendalikan emosi. Karena ketika hal mendesak dan mendadak emosi saya langsung naik dan berdampak dari cara bicara saya kepada anak. Saat saya sadar bersamaan dengan suami mengingatkan supaya saya tidak marah-marah di saat pagi hari. Pembelaan saya, karena tidak ingin terlambat sarapan dan Rifi  tidak terlambat juga untuk berangkat sekolah. Saya harus selalu menyadarkan diri bahwa pagi adalah suasana yang segar, penuh semangat dan jangan merusak pagi hari supaya aktifitas anak lancar dan hatinya pun senang bersekolah. Setelah saya perhatikan ritme Rifi dari bangun tidur sampai akan berangkat sekolah akhirnya saya berdiskusi dengannya.
Mama : Abang Rifi suka kalau setiap hari didesak buru2 terus sama mama?
Rifi : menggeleng "enggak ma"
Mama : Abg Rifi senang gak di sekolah kalau datang nya terlambat?
Rifi : "nggak" karena disuruh sholat dhuha sendiri.
Mama : Jadi, kalau tidak mau terlambat abg rifi harus bagaimana?
Rifi : cepat
Mama : Nah bagaimana kalau mulai besok setelah bangun, sholat subuh, jam 6 Rifi langsung mandi dan bisa main dengan adek sampai sarapan siap.
Setelah sarapan Rifi ganti baju dan siap berangkat sekolah.
Rifi : iya ma
Setiap pagi sebelum berangkat dia salam dan saya selalu memeluknya, dan mengatakan semangat belajar dan menjadi anak sholeh, sepertinya itu menjadi mood booster baginya. Karena Rifi senang hati berangkat ke sekolah.
Menanamkan nya ternyata memang benar dengan komunikasi yang baik. Setelah saya mendapat materi ini, saya baru mengetahui kalau KISS (Keep Information Short & Simple) lah yang butuh saya latih.
Semoga saya tidak bablas dalam berucap kepada anak.


Saat-saat belajar juga saya gunakan untuk berkomunikasi produktif.
KISS (Keep Information Short & Simple) setiap hari saya gunakan untuk ketiga putra saya.
#hari1
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip