Hari ke 4 Semua Anak Adalah Bintang
Berkaitan dengan suasana puasa. Tahun ini, Faiz sudah di tahun kedua belajar puasa. Tahun lalu, masih banyak bolong. Sekarang di ramadhan 4 masih bertahan di setengah hari.
Selain itu, ayah juga mengimingi main game seandainya puasa dikerjakan.
Kemaren, di ramadhan 3. Kami pergi service mobil. Di ruang tunggu tersedia minuman untuk pelanggan.
Biasa nya saat service mobil selalu bikin minuman, entah kopi atau teh. Sesampai di ruang tunggu, adik kecil Hanan merengek minta minum. Jadilah saya memberikan minuman gelas ke adiknya.
Alih2 sibuk bermain, Faiz juga minta minum. Padahal saya sudah mengingatkan bahwa, kalau puasanya tidak sampai jam 12.00 ayah tidak akan mengijinkan main game. Karena kesepakatan di awal seperti itu.
Masih saja merengek, dan akhirnya minum. Karena saya malu heboh sendiri di situ, banyak pelanggan lain yang menunggu.
Sore harinya setelah ashar adalah saat main game sampai menjelang berbuka. Sibuk dan nangis seperti balita. Saya dan ayah tetap konsisten dengan kesepakatan. Tetapi Faiz selalu merengek.
Setelah situasi mereda, barulah kami memberikan pengertian bahwa janji harus ditepati. Anak sholeh harus bisa menerima keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan dan bertanggung jawab atas prilaku diri sendiri.
Saya merasa masih proses, karena besok2 kemungkinan masih terulang dan mudah2an perlahan bisa berubah
#semuaanakadalahbintang
#institutibuprofesional
#kelasbunsay
Tidak ada komentar:
Posting Komentar